Tata Cara Shalat Idul Fitri
✨ Tata Cara Shalat Idul Fitri & Idul Adha ✨
Shalat Id merupakan salah satu ibadah yang sangat istimewa bagi umat Islam, dilaksanakan hanya dua kali dalam setahun: pada Idul Fitri dan Idul Adha.
Shalat ini dilakukan dua rakaat, tanpa azan dan iqamah, serta memiliki takbir tambahan yang menjadi ciri khasnya.
Agar lebih mudah dipahami, berikut tata cara gerakan dan bacaannya dalam bahasa Arab dan Latin.
🕌 1. Rakaat Pertama
✨ a. Niat Shalat Id
Niat cukup dalam hati, tetapi jika ingin dilafalkan, berikut bacaannya:
📌 Shalat Idul Fitri
🗣 Usholli sunnata li ‘idil fitri rok’ataini lillahi ta’ala.
(Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala).
📌 Shalat Idul Adha
🗣 Usholli sunnata li ‘idil adhha rok’ataini lillahi ta’ala.
(Aku niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta’ala).
✨ b. Takbiratul Ihram
- Mengangkat tangan sejajar dengan bahu atau telinga.
- Mengucapkan:
📢 اللَّهُ أَكْبَرُ
Allāhu Akbar (Allah Maha Besar)
✨ c. Takbir Tambahan (7 Kali Takbir)
- Setelah takbiratul ihram, membaca takbir tambahan sebanyak 7 kali, dengan mengangkat tangan setiap takbir.
- Di antara setiap takbir, disunnahkan membaca:
📿 سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subḥānallāh, walḥamdulillāh, wa lā ilāha illallāh, wallāhu Akbar.
(Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.)
✨ d. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
📖 اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ...
(Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan dosa-dosaku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat...)
📌 Klik di sini untuk membaca lengkap
✨ e. Membaca Surat Al-Fatihah
📖 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ...
(Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang...)
📌 Klik di sini untuk bacaan lengkap
✨ f. Membaca Surat Pendek
- Disunnahkan membaca Surat Qaf atau Al-A'la.
- Jika tidak hafal, bisa membaca surat pendek lainnya seperti Al-Ikhlas atau Al-Falaq
✨ g. Rukuk, I'tidal, Sujud, dan Duduk di antara Dua Sujud
📌 Gerakan dan bacaannya sama seperti shalat biasa:
🔹 Rukuk: Subḥāna rabbiyal ‘aẓīm
🔹 I’tidal: Sami‘allāhu liman ḥamidah
🔹 Sujud: Subḥāna rabbiyal a‘lā
🔹 Duduk di antara dua sujud: Rabbighfir lī, warḥamnī, wahdinī, wa ‘āfinī, warzuqnī
📌 Klik di sini untuk penjelasan lengkap
🕌 2. Rakaat Kedua
✨ a. Berdiri dan Takbir Tambahan (5 Kali Takbir)
- Saat bangkit dari sujud, bertakbir dan berdiri.
- Membaca 5 kali takbir tambahan, dengan bacaan yang sama seperti di rakaat pertama.
✨ b. Membaca Al-Fatihah & Surat Pendek
- Membaca Al-Fatihah seperti rakaat pertama.
- Disunnahkan membaca Surat Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar, atau surat pendek lainnya.
✨ c. Melanjutkan Rukuk, I’tidal, Sujud, dan Tasyahud Akhir
📌 Gerakan dan bacaannya sama seperti dalam shalat wajib lainnya.
✨ d. Salam
Setelah tasyahud akhir, membaca salam:
📢 السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
As-salāmu ‘alaikum wa raḥmatullāh
(Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian)
Catatan tambahan:
Mendengarkan khutbah bukanlah rukun dari shalat Id, tetapi hukumnya sunnah. Artinya, shalat Id tetap sah meskipun seseorang tidak mendengarkan khutbah setelahnya.
Dalil dan Penjelasan
-
Khutbah dalam Shalat Id Berbeda dengan Khutbah Jumat
- Dalam shalat Jumat, khutbah adalah rukun dan menjadi syarat sah shalat.
- Dalam shalat Id, khutbah hanya sunnah dan dilakukan setelah shalat, bukan sebelumnya.
-
Hadis Rasulullah ﷺ
-
Dari Abdullah bin Saib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
"Aku menghadiri shalat Id bersama Rasulullah ﷺ, setelah shalat selesai, beliau bersabda: 'Sesungguhnya kami akan berkhutbah, siapa yang ingin duduk mendengarkan khutbah, maka duduklah. Dan siapa yang ingin pergi, maka pergilah.'" (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i) -
Hadis ini menunjukkan bahwa mendengarkan khutbah Id tidak wajib, berbeda dengan khutbah Jumat yang harus didengar sebelum shalat.
-
Note :
- Shalat Id tetap sah meskipun seseorang tidak mendengar khutbahnya.
- Khutbah Id hukumnya sunnah, sehingga boleh langsung pergi setelah shalat jika ada keperluan.
- Namun, lebih utama tetap mendengarkan khutbah karena berisi nasihat dan pengajaran tentang hari raya.
🎯 Kesimpulan
✅ Shalat Id terdiri dari dua rakaat, dengan takbir tambahan pada tiap rakaatnya.
✅ Setelah shalat, disunnahkan mendengarkan khutbah Id.
✅ Disunnahkan mandi sebelum shalat, bertakbir, dan memakai pakaian terbaik.
💡 Jangan lupa bagikan artikel ini agar semakin banyak yang memahami tata cara Shalat Id dengan benar! 📢
📌 Semoga bermanfaat! 🌿
Mau Gali Lebih Banyak Ilmu?
Yuk jelajahi Daftar Isi untuk artikel penuh inspirasi!
Komentar
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung ke Hijrah Digital. Silakan tinggalkan komentar Anda jika ada yang ingin didiskusikan.